200 Napi Akan Jalani Rehabilitasi

SEMARANG – Sekitar 200 narapidana atau warga binaan, terutama kasus narkotika di Lapas Kelas I Semarang (Lapas Kedungpane), akan menjalani proses rehabilitasi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jateng, Marisidin Siregar mengemukakan, ada empat lapas di Jateng yang ditunjuk melaksanakan rehabilitasi sosial. Empat lapas tersebut yakni Lapas Magelang, Lapas Nusakambangan, Lapas Perempuan Semarang, dan Lapas Kedungpane Semarang.

”Awalnya memang tidak mendapat alokasi anggaran untuk melaksanakan program ini, tetapi akhirnya Lapas Semarang juga djtunjuk. Mayoritas atau yang kami utamakan warga binaan narkotika, namun ada juga yang pidana umum,” kata Marasidin didampingi Kalapas Semarang Dadi Mulyadi seusai membuka pelaksanaan rehabilitasi sosial bagi warga binaan di Lapas Semarang, Jumat (28/2).

Warga binaan tersebut nantinya akan mengikuti serangkaian kegiatan, mulai dari motivasi kerohanian, pembinaan mental dan fisik selama enam bulan ke depan.
Marisidin menegaskan, untuk meminimalkan upaya pengendalian narkotika di dalam lapas, pihaknya akan melaksanakan razia rutin di tiap lapas. Kegiatan operasi dilakukan hingga delapan kali dalam setiap bulan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari upaya penyelundupan yang kerap terjadi di dalam Lapas. Belakangan didapati temuan narkotika yang berusaha dimasukan ke beberapa barang, mulai dari pembalut hingga alas kaki.

”Kami harus melaksanakan razia minimal delapan kali sebulan di setiap lapas. Kegiatan ini harus sudah dilaksanakan pada akhir tahun ini di 62 lapas dan rumah tahanan di Jateng,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Tarsono saat membuka program ini di Lapas Magelang menyebut, terdapat sekitar 1.500 warga binaan di lapas dan rumah tahanan di Jawa Tengah yang merupakan kasus narkotika.

Adapun secara nasional berjumlah 21.500 orang. Mereka ditarget mengikuti rehabilitasi dengan harapan bisa sembuh dari ketergantungan narkotika. (ftp-42,58)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *